Media Dakwah, Cahaya Islam

Selasa, 29 Maret 2016

Saat-Saat Inilah Ibu Rumah Tangga Mengalami Kejenuhan

Cahaya Tausiah - Menjadi ibu rumah tangga 'full time' adalah pilihan mulia yang karena berbagai kondisi tidak semua ibu bisa demikian. Bersyukur dan menikmati peran adalah cara efektif untuk selalu bahagia menjadi ibu rumah tangga.

https://3.bp.blogspot.com/-IzGM3k9JzVw/UdBBv8lP9iI/AAAAAAAAAaU/1PlOuLYwk-8/s400/rasa+jenuh+dan+bosan.jpg

Namun, ada kalanya hadir kejemuan dengan semua pekerjaan rumah tangga. Dari pagi, siang, sore, hingga malam. Dari memasak, membereskan rumah, mengurus anak dan suami serta sederet tugas yang mau tidak mau harus dikerjakan.

Ada masanya, ibu rumah tangga merasa bosan dengan semua aktifitasnya. Lalu berpikir untuk sejenak lepas dari berbagai tanggungjawab domestik tersebut.

Berikut beberapa kondisi yang rawan menyebabkan ibu rumah tangga mengalami kejenuhan.

1. Saat Sedang Haid

Pengaruh hormon menyebabkan kondisi emosi seorang perempuan yang sedang haid mudah berubah. Terkadang tiba-tiba sedih, lalu merasa sendiri, lebih sensitif dan sebagainya. Rasa bosan sangat mungkin disebabkan oleh faktor hormonal tersebut. Juga ketika haid, perempuan dilarang sholat, puasa atau ibadah-ibadah tertentu. Kondisi ruhiyah yang menurun juga bisa menyebabkan kebosanan mudah menyerang.

2. Ketika Ditinggal Suami

Karena urusan pekerjaan atau ada masalah yang harus diselesaikan, terkadang suami harus pergi dalam beberapa hari atau minggu bahkan bulan. Nah, saat suami tidak di rumah, istri akan mudah merasa bosan karena tidak ada tempat bercerita. Meski kemajuan tehnologi sangat memungkinkan berkomunikasi jarak jauh, tapi kehadiran fisik suami tetap saja lebih utama. Biasanya sepulang suami kerja, istri bisa banyak berbicara tentang apapun yang dialaminya seharian. Namun dengan kepergian suami, ada bilik hampa di hati istri.

3. Ketika Terbatasi Ruang  Bersosialosasi

Fitrahnya manusia saling membutuhkan maka siapapun butuh bersosialisasi termasuk ibu rumah tangga. Saling menanyakan kabar, berbagi resep masakan, atau lainnya kepada tetangga adalah bentuk sosialisasi paling mudah. Jika tidak ada waktu untuk interaksi dengan orang lain bisa jadi kebosanan mengurus rumah tangga sering dialami.

4. Minim Apresiasi Khususnya dari Suami

Apresiasi bisa berupa ucapan terimakasih, memberi kado, atau membuat kejutan. Benar bahwa ada pahala khusus yang disiapkan Allah bagi ibu dengan semua pekerjaan rumah tangganya. Namun tidak dapat dipungkiri, apresiasi orang-orang di sekitar dapat menjadi semangat tersendiri bagi ibu rumah tangga. Dan tentu mengantisipasi kebosanan si ibu.

5. Tetiba Pekerjaan Rumah Tangga Menumpuk

Apa yang dilakukan seorang ibu adalah itu-itu saja. Saat mungkin anak-anaknya sudah melanglang buana, sang ibu tetap di rumah dengan pekerjaan yang juga itu-itu pula. Rutinitas yang kian membosankan saat ternyata pekerjaan tersebut bertambah semisal karena anak sakit maka cucian pakaian menggunung atau karena banjir lalu harus membersihkan rumah lebih ekstra, dan sebagainya.

Demikian kondisi yang rawan menyebabkan ibu rumah tangga mengalami kejenuhan. Semoga para ibu bisa mengantisipasinya agar tugas mulia tersebut bisa dijalani dengan hati riang penuh keberkahan dari Allah swt. (sumber: ummionline)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Saat-Saat Inilah Ibu Rumah Tangga Mengalami Kejenuhan

0 komentar:

Posting Komentar