Media Dakwah, Cahaya Islam

Jumat, 15 April 2016

Ingin Hapal Al-Qur'an ? Ini Cara Mudahnya!

Cinta Tausiah - Jiwa yang tak pernah dibacakan Al-Quran, seperti kuburan. Sepi, sendirian, dan kering-kerontang. Zaman ini, sedikit sekali orang-orang yang hafal Al-Quran. Kita bisa melihat, para orang tua lebih resah kalau anaknya tidak bisa matematika atau bahasa Inggris, ketimbang tidak tahu Al-Quran. Padahal, itu adalah keluarga Muslim. Padahal, sebagai orang Islam, kita harus yakin, hanya Al-Quran lah sebagai petunjuk hidup kita.

http://en.shafaqna.com/wp-content/uploads/2016/01/quran-online1.jpg


Ketika zaman semakin berputar mengikuti arus syahwat manusia, selayaknya lah kita sebagai orang Islam (mungkin) harus mulai kembali menanamkan azam dan niat, tekad dan keinginan untuk mulai menghafal Al-Quran.

Dan untuk memudahkan menghafalnya, ada beberapa teknik dan persiapan yang khusus yang bisa dipakai. Beberapa di antaranya:

    lkhlaskan niat dan bersabar
    Jangan lupa baca basmillah dulu
    Berdoa kepada Allah swt
    Bersih dari hadas kecil dan besar
    Sebaiknya menghadap kiblat
    Memakai pakaian putih yang bersih dan menutup aurat
    Jangan banyak berkata dan ketawa ketika membaca dan menghafal
    Memberikan perhatian sepenuhnya
    Jangan membaca ketika mengantuk atau menguap
    Berhenti membaca ketika ingin buang angin
    Salat dua rakaat sebelum memulai

SEBELUM MENGHAFAL

    Mempunyai azam dan minat untuk menghafal
    Memilih waktu yang sesuai untuk menghafal
    Memilih tempat yang sesuai untuk menghafal
    Berada dalam keadaan tenang
    Tenangkan pikiran sebelum menghafal
    Pilih sebuah jenis mushaf dan jangan ubah dengan jenis mushaf lain
    Beristighfar, membaca selawat dan doa sebelum mulai menghafal

TEKNIK-TEKNIK MENGHAFAL

A. Teknik “Chunking” (potongan-potongan)

    Mengelompokan ayat yang panjang dalam beberapa bagian yang memang sesuai mengikuti arahan guru atawa ustadz, jika belajar bersama mereka
    Mengelompokan awal surat pada beberapa bagian (2 atau 3 bagian) yang sesuai
    Mengelompokan surat dalam beberapa bagian, contohnya mengikut pertukaran cerita
    Mengelompokan juz kepada beberapa bagian mengikut surah, hizib, rubu’, cerita dan sebagainya
    Mengelompokan kelompok surah, setiap 10 juz dan sebagainya

B. Teknik Mengulang
Laporkan iklan?

    Membaca sepotong atau sebagian ayat sekurang-kurangnya lima kali sebelum mulai menghafalnya
    Membaca ayat yang telah dihafal berulang-ulang kali (10 atau lebih)
    sebelum berpindah ke ayat seterusnya
    Selepas menghafal setiap setengah halaman, harus diulang beberapa kali sebelum diteruskan bagian yang setengah halaman lagi
    Sebelum menghafal bagian Al-Qur’an seterusnya, harus diulang bagian yang sebelumnya.

C. Teknik Menghafal Dengan Teman

    Pilih seorang teman yang sama-sama berminat
    Orang pertama membaca dan disimak oleh orang kedua
    Orang kedua membaca dan disimak oleh orang pertarna
    Saling menyebut ayat antara satu sama lain

E. Teknik Mendengar Kaset/CD

    Pilih seorang qari yang baik bagi seluruh Alquran atau beberapa qari bagi surah-surah tertentu
    Sebelum mulai menghafal, dengar bacaan ayat-ayat yang ingin dihafal beberapa kali
    Amati cara, lagu dan tempat berhenti bacaan qari tersebut sehingga terpahat di pikiran
    Mulai menghafal ayat-ayat tersebut dengan cara dan gaya qari tersebut
    Sentiasa mendengar kaset/CD bacaan Alquran dan kurangi atau tinggalkan mendengerkan lagu-lagu kerana akan mengganggu penghafalan

F. Teknik Merekam

    Rekam bacaan kita di dalam kaset dan dengarkan lagi untuk memastikan bacaan dan hafalan yang betul
    Bagi kanak-kanak, rekam bacaan ibu-bapa atau guru kemudian diikuti oleh bacaan kanak-kanak tersebut
    Minta kanak-kanak tersebut mendengar kembali rekaman tersebut beberapa kali hingga menghafalnya

G. Teknik Menulis

    Tulis kembali surat yang telah dihafal. Kemudian cek lagi dengan mushaf.
    Menulis setiap ayat pertama awal surat, atau setiap rubu’, atau setiap juz, atau setiap surah dalam sehelai kertas.

MEMELIHARA HAFALAN

    Jauhi maksiat mata, maksiat telinga dan maksiat hati
    Banyak berdoa, terutama waktu mustajab doa seperti ketika berbuka puasa, ketika dalam perjalanan, selepas azan dan lain-lain lagi
    Menetapkan kadar bacaan setiap hari, contohnya, selembar, setengah juz, 1 juz dan sebagainya
    Membaca pada waktu pagi dan mengulangnya pada waktu malam
    Jangan membaca ketika sedang bosan, marah atau ngantuk
    Menulis setiap ayat yang mutasyabih. (sumber: islampos)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ingin Hapal Al-Qur'an ? Ini Cara Mudahnya!

0 komentar:

Posting Komentar